4 Tempat Sate Paling Enak Dan Ngetop Di Jakarta

Sate Padang Ajo Ramon JakartaPrinsenparkhotel.com – Salah satu makanan yang khas dari Indonesia dan terkenal hingga ke mancanegara selain rendang Padang adalah sate (satai). Makanan ini memang menjadi hidangan yang mudah ditemui di kota-kota besar. Jenis sate pun beragam. Untuk menikmati aneka sate dari seluruh penjuru Indonesia, tak perlu jauh-jauh ke daerah asalnya. Di Jakarta juga terdapat sejumlah gerai sate yang enak dan cukup ngetop.

Sajian daging yang dipotong dan ditusuk kemudian dilumuri saos lantas menjadi hidangan yang digemari banyak kalangan lengkap dengan lontong sebagai pendampingnya, hidangan sate cocok untuk mengisi perut Anda di malam hari. Berikut empat gerai sate Ibu Kota yang wajib Anda cicipi.

Sate Kambing Sabang

Kedai ini sebenarnya memiliki nama Sate Lamongan Jaya Agung, namun lebih dikenal dengan sebutan Sate Sabang karena letaknya memang di ujung Jalan H Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat atau dikenal juga dengan nama Jalan Sabang.

Sate kambing Sabang ini sangat terkenal di Menteng bahkan Jakarta. Kedai ini sudah ada tahun 1963 ketika itu hanya jualan soto Lamongan. Dan sate kambing Sabang ini tenar karena ptongan daging kambing besar-besar dan juga empuk ukurannya bias sampai 3 sentimeter. Dalam satu tusuk terdapat empat potong, tiga daging dan satu lemak di tengah-tengahnya. Bumbu kacang warnanya coklat kehitaman, pekat akibat campuran bumbu dan kecap.

Sewaktu satenya digigit, teksturnya cukup lumayan empuk untuk seukuran daging kambing yang disate. Saus kacang disajikan agak kasar,jadinya tekstur kacang masih sangat terasa di mulut. Di sini selalu ramai akan pengunjung terutama saat makan siang atau makan malam bias jadi Anda tidak kebagian tempat duduk di kedai yang luasnya tak besar ini yang buka setiap hari mulai pukul 08.00-24.00 WIB.

Harganya per porsi sate kambing berisi 10 tusuk Rp 57.000.- jika Anda ingin tanpa menggunakan lemak Rp 58.000. Sedangkan hidangan berkuah seperti gule dan soto lamongan Rp 27.000. Bagi yang tak suka kambing, tersedia juga sate ayam Rp 35.000 yang tak kalah menggoda.

Sate Apjay

Sate ayam yang satu ini sudah tidak asing di kalangan penikmat sate. Sate yang berlokasi di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, ini menghadirkan sajian sate yang khas dan nikmat.

Tersedia beberapa varian menu sate seperti sate daging, sate telur dan sate campur. Untuk sate daging, Sate Apjay hanya mengunakan daging ayam bagian dada, jadi ketika dimakan, mulut Anda akan terisi dengan potongan daging dengan bumbu yang meresap. Selain itu, Sate Apjay juga menggunakan minyak hasil sulingan kacang dan jeruk nipis untuk aroma wangi khas satenya.

Ketika disantap, teksturnya tidak alot namun sangat padat atau seperti berisi. Kenikmatan menyantap sate tanpa lemak memang terasa padat dan gurihnya dapat langsung dari bumbu kacang. Tak lupa lontong menjadi pelengkap santapan sate ini.

Kedai dengan tenda dan gerobak besar tersebut mulai buka pukul 17.00 hingga pembelinya sepi, yaitu sckitar pukul 01.00 02.00 dini hari. Untuk satu porsi sate dijual seharga Rp 24.000 jika menggunakan lontong Anda tinggal menambah Rp 4.000. Nama Apjay sendiri berasal dari singkatan nama Apotek Jaya yang letaknya tak jauh dari lokasi sate tersebut.

Sate Taichan Bang Ochit Senayan

Siapa yang tak kenal sate taichan, sate ayam yang ngehits beberapa tahun belakangan ini, terutama di Jakarta dan sekitarnya. Sate ayam yang dibakar tanpa bumbu dan dilumuri kuah cabai dan perasan jeruk nipis sudah menjadi makanan yang digemari semua kalangan.

Sate taichan memang kian populer. Di area Senayan Anda akan menemukan banyak pedagang sate ini yang bermunculan. Tetapi ada tempat sate favorit yang Anda musti coba untuk mencoba menyantap hidangan sate kekinian ini yakni sate taichan Bang Ochit. Kalau ke kawasan Senayan, lihat gerai ini sudah penuh antrean bahkan sebelul buka. Sate Bang Ochit dipercaya yang pertama kali bermain di kuliner sate taichan ini. Kualitas daging yang dipakai sungguh baik. Untuk menikmati sate taichan, Anda bisa mampir ke Jalan Asia Afrika di kawasan Senayan di malam hari.

Sate Padang Ajo Ramon

Sate Padang merupakan sate campur yang berisikan dari daging, lidah dan sate usus sapi. Pada sate lidah, bila dilahap tidak ada kerasnya sama sekali, kenyal dan bumbunya begitu terasa.

Wew! Daging dan juga usus juga tak kalah nikmat, daging lebih berserat dibanding lidah, tetapi potongannya yang pas membuat Anda ketagihan. Bumbunya lumer alias tidak pelit membuat sate yang satu ini siap meluber di piring Anda. Kalau pengen coba, Anda bias ke pusatnya di pelataran Pasar Santa, Kebayoran Lama. Uniknya di Sate Padang Ajo Ramon ada sajian khas sate padang menggunakan keripik balado asli, menambahkan sensasi pedas yang merupakan ciri khas masakan Minang

Ada banyak cabang tersebar mulai dari Blok S, pasar Raya Blok M, Cikajang nomor 72, Mal Artha Gading, Mal Kelapa Gading hingga di Summarecon Bekasi. Kalau di Pasar Santa buka mulai pukul 16.00 hingga 24.00 WIB. Harga per porsi sate padang seharga Rp 25.000,- berisi ketupat dan 10 tusuk sate.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 + = 20